Sabtu, 27 Februari 2016

Hari Pernikahan


Tidak disangka dan memang begitu. Tapi ketika kamu mengucapkan : "oke". Pertanda kamu mau menikah denganku batapa rasa campur aduk didadaku.
Aku memang selalu berdoa agar kamu mau denganku.
Karena pikirku Alloh lebih berkuasa atas dirimu dan pasti menakdirkan sesuai kehendakNYA.

ehh... kok ya pas googling2 dan baca2 blog, nemu hadist ini :
Bersabda Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam: “Tidak ada yang dapat menolak taqdir (ketentuan) Allah ta’aala selain do’a. Dan Tidak ada yang dapat menambah (memperpanjang) umur seseorang selain (perbuatan) baik.” (HR Tirmidzi 2065)

tak bold nih :)
“Tak ada yang dapat menolak (mengubah) taqdir kecuali Do’a” sepakat banget, bahwa Do’a adalah senjata orang mukmin…

begitulah dan tak kasih tahu ya.... kutipan scrip doa yang ku panjatkan berhari, bahkan bulan-bulan :

" Ya Alloh, jika Wulan baik untuk dunia akhiratku, takdirkan menjadi jodohku....Aamiin"

bukan bermaksud mendikte Alloh, kan memang manusia sebagai hamba diperintahkan untuk berdoa. Dan akupun terus berdoa hingga

Hari Senin, 8 Februari 09:00 WIB
di Rumahmu, Krajan, Kaligono, Kaligesing, Purworejo

Ku ucapkan sumpah dan janji akad nikah.

Engkau resmi menjadi istriku yang akan mendampingiku dikehidupan dunia dan akhiratku. Amin ya Rabb…

Di Bumi, ada BAHAGIA yang tak bisa dibayar oleh apapun.
Tak terlihat tapi nyata.
Allah menyampulnya dengan SAKINAH,
meliputinya dengan MAAWADDAH,
membersamainya dengan RAHMAH.
Mimbar cahaya, yang membuat iri jajaran manusia mulia serta diingini para Nabi dan Syuhada, disediakan kepada hati yang saling mencinta karena-Nya.

Semoga Allah menyatukan yang terserak.
Mengumpulkan dalam kebaikan & keberkahan sepanjang siang dan malam. Menyatukan di dunia.
Menghimpun kembali hingga ke Surga.
Amin.

Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa
hati-hati ini telah berpadu, berhimpun dalam naungan cintaMu, bertemu untuk mematuhi perintahMu,
bersatu memikul beban dakwahMu,
hati ini telah mengikat janji setia untuk mendaulat
dan menyokong syariatMu,

maka eratkanlah Ya Allah akan ikatannya,
kekalkanlah kemesraan antara hati-hati ini pada jalannya,
penuhkanlah hati ini dengan cahaya RabbaniMu yang tidak kunjung padam, lapangkanlah hati ini dengan limpahan keimanan
dan keindahan tawakal kepadaMu,
hidup suburkanlah hati-hati ini dengan ma’rifahMu,

jika Engkau mentakdirkan kematian maka
matikanlah pemilik hati ini sebagai
para syuhada dalam perjuangan agamaMu.
Engkaulah sebaik-baik sandaran dan sebaik-baik penolong.

Ya Allah, perkenankanlah permintaan kami ini

-Purworejo, 8 Februari 2016-
Nugroho & Wulan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar