Aturan Penulisan
Selama tidak ada aturan spesifik dari
pemberi beasiswa, maka kita dapat mengikuti aturan penulisan yang
sewajarnya. Prinsipnya mudah dan enak di baca. Sebuah motivation letter, umumnya diharapkan terdiri dari 500 kata. Kecuali jika memang diminta lebih dari itu. Jangan pusing-pusing memikirkan font dan spasinya. Times New Roman 12, spasi 1,5, margin sesuai default sudah cukup.
Semangat dan Percaya Diri
Sebelum menulis yakinkan diri Anda
insyaAllah pasti diterima. Sekarang tinggal bagaimana Anda menjelaskan
mengapa layak diterima. Untuk menumbuhkan semangat, bayangkan Anda yang
sudah berada di Eropa dan kaitkan dengan pengalaman masa lalu bagaimana
orangtua atau almarhum Simbah atau Bapak akan bangga dengan Anda. Tapi
bagian ini jangan ikut ditulis, cukup untuk membangkitkan semangat.
Supaya ANda percaya diri, ingat kembali apa saja prestasi dan karya di
bidang akademis Anda. Nah, mulailah Anda daftar satu per satu mana yang
sesuai dengan program pilihan Anda nantinya.
Ingat, ibarat sales mobil dengan brosurnya, motivation letter adalah
media Anda menjual diri. Tidak ada tujuan lain kecuali membuat sang
penilai yakin bahwa Anda adalah kandidat yang paling sesuai untuk
program yang Anda lamar.
Awali dengan Mengenalkan Diri
Banyak cara memperkenalkan diri di
motivation letter. Saya sendiri memilih cara sederhana mengungkapkan
fakta apa adanya, mulai dari nama hingga latar belakang akademis. Ada
juga orang yang memilih membuka perkenalan dengan cerita bagimana ia
mendapatkan informasi beasiswa ini. Terserah Anda, pilih yang menurut
Anda lebih efektif.
Di bagian awal ini penting untuk Anda
menekankan apa minat Anda, karena dengan begitu penilai akan dengan
langsung mengidentifikasi kesesuaian minat Anda dengan program yang Anda
lamar.
Pengalaman dan Prestasi
Di paragraf kedua Anda bisa mulai
menceritakan pengalaman terkait di bidang yang Anda lamar. Misal, Anda
pernah mengikuti suatu penelitian di area yang Anda minati.
Di paragraf berikutnya, untuk memperkuat
nilai jual Anda, Anda bisa memaparkan beberapa prestas ANda, juga yang
terkait di bidang yang Anda lamar. Tidak perlu didramatisir misalnya, “can you imagine? I was the best presenter among hundreds participant!”. No no no, itu lebah sekali dan Tuhan tidak menyukai makhluk-Nya yang berlebayan. Cukup katakan, “my interest in international health has arisen since I was elected as the best presenter on..”
Mengapa, Mengapa?
Di bagian akhir, berikan sekali lagi
alasan kuat, motivasi, MOTIVASI Anda mengapa pemberi beasiswa harus
memberikan beasiswanya kepada Anda. Alasan di luar prestasi dan
pengalaman, karena kalau hanya dua itu, Anda bisa dikira cuma niat pamer
ke panitia. Tunjukkan pada panitia Anda layak karena, misalnya,
1. belum banyak orang di Indonesia menguasai bidang yang sedang Anda minati dan ingin kembangkan
2. Anda berasal dari Indonesia timur dan Anda ingin memajukan wilayah Anda berasal.
3. Anda pernah punya pengalaman pahit karena kondisi distribusi pelayanan kesehatan di wilayah Anda
4. karena Eropa merupakan tempat yang paling tepat untuk ilmu yang Anda minati
5. karena program yang Anda daftar memungkinkan Anda memperoleh koneksi luas
dan masih banyak lagi
Ingat, karena ini namanya motivation letter, M-O-T-I-V-A-S-I
adalah bagian terpenting. Dengan motivasi yang tepat Anda bisa menutupi
kekurangan di sisi lain IPK misalnya. Sebagai informasi, saat saya
mendaftar Erasmus Action 2, IP saya masih menunjukkan 2,75. Kalau IP
terlanjur jongkok, MOTIVASI harus tetap tinggi!
Sebagai informasi tambahan, contoh lain Motivation Letter dapat dilihat di link ini http://emundus.wordpress.com/2009/11/18/motivation-letter-statement-of-purpose/
Selamat mencoba, semoga bermanfaat dan berhasil!
————————————————————————————————
Motivation Letter (ML) ini adalah ML yang aku pakai melamar beasiswa Erasmus Mundus Action 2 Project, MAHEVA.
ML ini adalah hasil penyesuaian ML-ML ku sebelumnya yang sudah
merupakan rekayasa berulangkali dari berbagai sumber di internet maupun
dari senior di berbagai institusi, termasuk kakakku sendiri.
Sudah lama ingin membagikan file ini
tetapi baru sempat kali ini setelah seorang sahabat di
www.inspirasi.ugm.ac.id menanyakan minggu lalu. Tidak ada maksud riya
dalam pencantuman file ini, murni agar ML ini lebih berguna. ML ini
bukan lah ML yang paling bagus, karena di dunia ini tidak ada ML yang
paling bagus. ML yang baik adalah ML yang dapat menggambarkan pelamar dengan tepat dan menarik
bagi pemberi beasiswa. Perlu diingat, selama IPK atau GPA telah
melampaui batas minimum, ML menjadi lebih menentukan kita diterima atau
tidak dalam aplikasi beasiswa.
Semoga dapat bermanfaat dan membantu
proses aplikasi beasiswa sahabat-sahabat semua. Silakan dijadikan ide
penyusunan ML sahabat semua dengan berbagai penyesuaian olah pikir dan
gaya bahasa masing-masing tentunya. Sebisa mungkin dibuat berbeda ya.
Untuk contoh Europass Curriculum Vitae silakan klik di sini.
Semoga bermanfaat. Amin.
copas dari : http://mutiarafadjar.wordpress.com/2012/01/03/ml/
Here are some useful links about samples of Statement of purpose, Motivation statement:
http://www.studential.com/personalstatements/default.asphttp://www.statementofpurpose.com/whatis.html
http://setiopramono.wordpress.com/2008/05/13/samples-of-motivation-statement-for-master-scholarship/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar